SMANSALI
SMANSALI

Archives Maret 2022

Seleksi Paskibra Tahun 2022 Tingkat Kabupaten “Kompetisi Mencari Kesatria-Kesatria Pasukan Merah Putih”

KUARSA! Salam Paskibra!

Selasa lalu, tepatnya tanggal 15 Maret 2022, telah dimulai seleksi Paskibra tahun 2022 tingkat Kabupaten Bangka yang diadakan di GOR BINA SATRIA, Sungailiat. Seleksi ini diselenggarakan oleh pihak DINDIKPORA bersama tim seleksi dari TNI POLRI dan dibantu PPI. Selama 3 hari berturut-turut dari Selasa hingga Kamis, untuk menemukan kesatria-kesatria pasukan merah putih yang akan mengibarkan sang merah putih pada 17 Agustus nanti.

Oleh karena itu, SMA Negeri 1 Pemali membawa delegasinya untuk diikutsertakan dalam pemilihan kesatria-kesatria pasukan merah putih. Dimana dari SMA Negeri 1 Pemali membawakan 32 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (CAPASKA) dalam seleksi Paskibraka tahun ini.Keikutsertaan seleksi ini tidak serta merta hanya ikut saja, namun ini berkaitan dengan mengharumkan nama sekolah tercinta pula.

Di hari pertama, para peserta seleksi yang telah mendaftar sebelumnya dengan jumlah total 234 orang, akan dieliminasi tahap pertama yakni tinggi badan dengan angka minimal 163 cm bagi putri dan 168 bagi putra, serta pendataan berat badan. Peserta yang lolos akan mendapatkan nomor dada untuk mengikuti tes selanjutnya, sementara yang tidak mencapai tinggi tersebut dinyatakan gugur. Menjelang siang serta sore harinya, lebih banyak lagi peserta yang gugur oleh seleksi berdasarkan postur tubuh dan PBB dasar. Hari pertama ini ditutup dengan pengumuman 60 peserta putra dan 40 peserta putri yang berhak melanjutkan ke tahap selanjutnya. Dari 32 CAPASKA SMA Negeri 1 Pemali tersisa 13 orang yang dapat meneruskan perjuangannya di hari kedua.

Di hari kedua, tepatnya hari Rabu (16/03), seleksi kedua Calon Paskibraka tahun 2022 dilaksanakan. Seleksi kedua sendiri memiliki dua subtest yakni Samapta A dan Samapta B. Dimana Samapta A berisi tes lari selama 12 menit. Untuk putra diharapkan dapat mendapatkan 6 keliling lapangan dalam waktu 12 menit tersebut. Yang mana setiap satu keliling lapangan kurang lebih mencapai 400 meter. Sedangkan untuk putri diharapkan dapat mendapatkan 3 keliling lapangan dalam waktu 12 menit itu.

Untuk seleksi kedua ini dibentuk beberapa kelompok, dan setiap satu kelompok berisikan 10 orang baik itu Putra maupun Putri. Jadi terkait dengan seleksi kedua baik itu Samapta A atau Samapta B dilakukan dengan per shift atau per kelompok. Bukan hanya dari Samapta A, Samapta B juga terdapat beberapa tes. Jadi didalam subtest terdapat subtest lagi. Subtest tersebut yakni pushup, sit up, backupdengan shuttlerun.

Nah, terkait kepulangan di seleksi hari kedua lebih awal dari seleksi di hari pertama yaitu sekitar jam 15.30 WIB telah diumumkan siapa yang akan melanjutkan seleksi di hari ketiga atau seleksi pantukhir. Untuk melanjutkan seleksi di hari ketiga tereliminirlah 30 orang Putra dan 10 orang putri. Jadi terdapat 60 orang yang akan melanjutkan di hari ketiga tersebut. Jadi, tinggal tersisa berapa calon kesatria-kesatria pasukan merah putih dari SMA Negeri 1 Pemali?. Dengan ketatnya, adilnya, serta disiplinnya sang juri dalam penilaian ini. Untuk hari kedua menyisakan 6 orang untuk lanjut ke Hari ketiga (pantukhir).

Di keesokan harinya, tepat di hari Kamis (17/03) seleksi pantohir pun dimulai dari jam 07 00 WIB sampai dengan selesai. Dimana berisikan tes Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan juga terdapat tes bagian-bagian tubuh yang tentunya menjadi pendukung akan kelulusan seleksi calon Paskibraka. Seperti lurusnya tangan atau tidak, apakah kaki itu lurus atau berbentuk X/O dan juga apakah ada varises dibagian kaki. Hal itu juga menjadi pertimbangan bagi juri kepada peserta yang ikut mencalonkan diri menjadi Paskibraka tahun 2022.

Di hari ini lah vibes atau tekanan dirasakan oleh peserta lebih terasa daripada hari kemarin. Karena di hari ini perjuangan akhir kita hampir usai, entah itu kita lolos atau tidak menjadi calon Paskibraka tahun 2022. Itulah menjadi alasan mengapa di hari terakhir seleksi para peserta sangat antusias dan ambisius dalam melaksanakan tes yang diberikan para juri. Karena hanya akan ada 20 Putra dan 20 Putri yang akan diambil untuk menjadi calon Paskibraka. Yakni 15 orang pasukan inti menjadi Paskibraka tingkat kabupaten, 2 orang pasukan cadangan menjadi Paskibraka tingkat kabupaten pula serta 3 orang yang akan menjadi delegasi Paskibraka tingkat Provinsi. Alhamdulillah rasanya, dari SMA Negeri 1 Pemali dapat membawakan 2 orang untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tahun 2022, yaitu Naufal Pratama Putra serta Rangga Nugraha.

Di hari inilah rasa senang, bahagia, puas itu akan ada dihari terakhir ini. Namun rasa sedih, sendu, kecewa tak lepas juga di hari final. Karena akan ada banyak rasa sedih dari usaha yang telah dilakukan selama ini karena berjuang untuk mendapatkan cap lolos menjadi calon Paskibraka tahun 2022. Dan akan ada banyak rasa senang atas apa yang telah dilakukan untuk mendapatkan gelar tersebut. Ingat bahwa kompetisi adalah perebutan menang atau kalah namun yang menjadi point disini adalah kita yang berani akan berkompetisi, karena apa?. Yhaa, Jika kita berani berkompetisi, kita memiliki peluang untuk menang namun jika kita tidak berani untuk berkompetisi, kita dipastikan tidak akan menjadi pemenang.

                                                                                                    (Penulis : Naufal Pratama Putra dan MaibynaKhairanisya)

Gebyar SMA/SMALB 2022 Membuka Peluang bagi SMA/LB Se-Babel untuk Berkreatifitas dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila

Gebyar SMA/SMALB 2022 ini diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMALB, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini didukung oleh LPMP Provinsi Kepulauan Babel, PT TimahTbk., Yamaha, Bolesa, dan Edubrand sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik.

Kegiatan ini di mulai di hari Selasa (08/03) dan ditutup di hari Jumat (11/03). Kegiatan ini diselenggarakan di kampus LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pelaksanaan Gebyar tetap menerapkan protokol kesehatan, di mana setiap pengunjung baik peserta maupun panitia wajib menggunakan masker dan melakukan scan barcode Peduli Lindungi di pintu masuk kampus LPMP dan area Gebyar.

Cabang perlombaannya terbagi menjadi empat bagian yaitu, Gelar Karya Unggulan, Festival Band, Lomba Video Animasi, dan Festival Kuliner. Pesertanya berasal dari lima puluh sembilan sekolah jenjang SMA/SMALB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

SMA Negeri 1 Pemali juga berpartisipasi mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti lomba ini. Mulai dari Gelar KaryaUnggulan dengan menampilkan produk kriya, batik, dulang, sablon kaos dan produk lainnya, yang terdiri dari lima peserta didik;Gelar Karya Unggulan Makanan yang terdiri dari enam peserta didik; Festival Band yang terdiri dari enam peserta didik;Lomba Video Animasi yang terdiri dari dua peserta didik; dan Festival Kuliner yang terdiri dari dua peserta didik.

Kegiatan Gebyar SMA/SMALB Tahun 2022 se-Bangka Belitung bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, inovasi, serta kompetensi peserta didik. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai wadah pengembangan bakat dan kompetisi peserta didik sehingga memberikan nilai positif bagi perserta didik untuk mewujudkan profil pelajar pancasila.

(Penulis: Jason Siahaan)