Seminar Parenting, SMAN 1 Pemali Kawal Langkah Akademik dan Masa Depan Siswa

kelas X, XI, dan XII dalam kegiatan bertema “Mengawal Akademik dan Masa Depan Siswa” pada 13–14 Agustus 2026. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan SMAN 1 Pemali ini digelar untuk memperkuat komunikasi sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan akademik, karakter, serta menentukan langkah pendidikan siswa ke depan.

Pertemuan menjadi semakin penting bagi wali murid kelas XII karena siswa mulai dihadapkan pada pilihan setelah lulus SMA. Pengawas SMAN 1 Pemali, Drs. Mahmudin, menekankan pentingnya pendidikan lanjutan sekaligus pembentukan karakter. Sementara itu, Rezi Dwi Rusyadi, S.Pd. membahas TKA dan pemilihan jurusan sebagai bagian dari persiapan siswa menuju jenjang berikutnya, termasuk tantangan selama masa SMA seperti persaingan, tekanan, dan ekspektasi orang tua.

Pembahasan juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenjang. Wali murid kelas XI memperoleh materi mengenai mata pelajaran pilihan dan penguatan karakter dari Riki Lestari, S.Pd., sedangkan kelas X mendapat pembahasan mengenai pendampingan anak dalam menghadapi tantangan akademik. Selain materi akademik, sekolah turut membuka informasi mengenai pengelolaan dana pendidikan melalui pemaparan Hadi Sumanto, S.E., selaku Ketua Komite Paguyuban Orang Tua, terkait rencana anggaran belanja dan dana sumbangan komite, serta penjelasan Eflina, M.Pd. mengenai dana BOS pemerintah.

Tidak berhenti pada pemaparan materi, pertemuan juga dilanjutkan dengan komunikasi langsung antara wali kelas dan orang tua siswa. Langkah ini diharapkan membuat pendampingan terhadap siswa menjadi lebih terarah karena sekolah dan keluarga dapat saling mengetahui perkembangan serta kebutuhan siswa.

Melalui pertemuan tersebut, SMAN 1 Pemali menempatkan orang tua sebagai bagian penting dalam perjalanan pendidikan siswa, bukan hanya sebagai pendamping di rumah, tetapi juga sebagai mitra sekolah dalam menyiapkan masa depan mereka.

Jurnalis: Nabila Sahana

Arief Maulana

Admin/Operator Sekolah

View all posts by Arief Maulana →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *