
PEMALI, SMANSALI POS — Program Makan Bergizi Gratis resmi dimulai di Kabupaten Bangka melalui peresmian SPPG (Sentra Pangan dan Pemberdayaan Gizi) yang digelar di SMAN 1 Pemali, Senin (21/7), pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian layanan makan bergizi yang akan digelar rutin selama satu tahun di dapur gizi. Dikelola secara gotong royong, para relawan telah mulai memasak sejak sore hingga subuh demi menyambut program ini.
Muhtar, SH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangka, turut hadir dan meresmikan SPPG pertama di Kabupaten Bangka pada pukul 09.53 WIB. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar program ini menjangkau lebih banyak masyarakat dan menjadi solusi peningkatan gizi. Ia juga membuka acara dengan pantun khas yang mencairkan suasana.
“Program nasional ini mencakup balita, anak-anak, remaja, juga ibu hamil dan menyusui. Dengan nutrisi yang tercukupi, maka masa depan generasi kita akan semakin baik,” tutur beliau saat diwawancara.
Ketua Yayasan Same-Same Berkah, Kwartanto, menyebut bahwa Kabupaten Bangka membutuhkan 130 dapur gizi aktif, namun saat ini baru enam yang terealisasi. “Dukungan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, sangat kami butuhkan. Selain membantu pergerakan ekonomi di masyarakat, program ini turut mengambil peran signifikan dalam menekan malnutrisi dan menurunkan stunting,” ujarnya.
Sebanyak 36 siswa menjadi peserta perdana penerima makan bergizi gratis. Mereka menyantap menu sehat di pendopo sekolah dengan tetap menjalankan budaya cuci tangan dan program BTS (Bawa Tempat Sendiri). Sisa makanan pun dimanfaatkan untuk budidaya maggot sebagai wujud kepedulian lingkungan.
“Program ini sangat baik karena mampu melengkapi kebutuhan nutrisi dari siswa SMAN 1 Pemali,” kata Qreina Oktavia Aneti, siswi kelas X6.
Acara ditutup pukul 10.00 WIB dengan doa bersama dari komunitas Same-Same Berkah dan sesi foto bersama seluruh pihak yang terlibat.
Jurnalis: Nabila Sahana & Tim Jurnalistik SMANSALI

